Langsung ke konten utama

Apa itu Power Supply ?


Dalam dunia perkomputeran kita sering mendengar processor, motherboard dan memory. Kalian pasti sudah mengetahui 3 benda yang aku sebutin barusan. Tapi aku yakin pasti kalian jarang mendengar tentang power supply.

Apa sich power supply itu mas ?

Power supply adalah bagian dalam komputer yang berfungsi menyuplai tegangan ke komponen - komponen lain dari komputer. Power supply juga biasa disebut dengan power conversion karena fungsi utama dari power supply adalah mengubah  arus listrik bolak - balik / AC (arus listrik yang dari PLN) menjadi arus searah /DC. Kenapa harus diubah menjadi DC. Hal itu dikarenakan komponen elektronika yang ada dalam komputer itu hanya membutuhkan DC.


Ada 2 metode untuk konversi arus listrik AC dan DC yang sering digunakan :

Linear Power Supply

Ini adalah rangkaian AC ke DC yang sangat sederhana sekali. Setelah listrik AC dari line input di-stepdown (diturunkan) oleh transformer, kemudian dijadikan DC secara sederhana dengan rangkaian empat diode penyearah. Ada juga komponen tambahan lain seperti kapasitor untuk meratakan tegangan dan tambahan komponen lain yang mungkin disertakan sesuai yang diinginkan, meski daya output yang dibutuhkan bertambah.

Metode Linear Power Supply ini dapat ditemukan pada DC power adapter sederhana. Perangkat ini memungkinkan untuk diproduksi dengan ongkos yang minimum, namun memiliki kelemahan pada tingkat power conversion yang memiliki efisiensi rendah. Dan juga dibutuhkan ukuran sebuah transformaer yang besar untuk kebutuhan ampere yang besar. Juga tingkat efisiensi konversi yang rendah (sekitar 50%) yang dapat menyebabkan keluarnya hawa panas besar saat beroperasi.

Switching Power Supply

Ini yang dipakai pada semua PSU PC saat ini. Rangkaian switching ini membutuhkan daya besar dengan tingkat panas yang minim dan tegangan yang stabil, jauh lebih kompleks, tapi menawarkan tingkat efisiensi dan daya yang lebih besar. Kelebihan utamanya ada pada kemampuan mengendalikan tegangan output agar tetap terjaga yang disebut dengan teknologi Pulse Width Modulation (PWM). PWM adalah sinyal utama yang memberikan perintah, untuk mengendalikan tegangan, sekiranya terjadi perubahan beban pada output.

Sumber : Komputek

Baca Juga Tips Memilih Power Supply Yang Baik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Cover CD dengan Microsoft Word

Teman-teman pasti pernah merasa takut kehilangan data yang tersimpan di komputer oleh karena itu teman-teman memburning data mereka ke dalam CD. Kemudian memberikan nama di CD ataupun DVD itu yang mencerminkan isi dari file yang ada di dalamnya. Tapi apakah memberikan nama di CD dengan hanya menuliskan nama itu dengan spidol itu sudah cukup. Mas Hang rasa itu memang sangat simple dan cara yang cepat untuk memberikan nama. Namun bila CD ataupun DVD kita tadi sudah banyak maka akan memperlambat kita dalam mencari file yang kita butuhkan. Salah satu hal yang dapat mempermudahnya adalah dengan memberikan cover CD yang berbeda antara satu CD dengan CD yang lain. Lihat saja para penjual kaset CD di pinggir jalan. Merekan telah menerapkan ilmu manajemen file . Mereka dengan mudahnya menemukan apa yang kita karena apa yang dia jual telah diberikan cover yang menarik dan berbeda antara satu dengan yang lain. Nah bila Sahabat Arsip bertanya Bagaimana cara membuat cover CD itu Mas? Gampa

Cara Melepaskan Processor Yang Menempel Pada Pendinginnya

Sempet 1 minggu lebih komputer di rumah sempet bermasalah. Komputer sering mati tiba-tiba sendiri tanpa ada pemberitahuan. Akhirnya aku putusin untuk membersihkan toh sudah lama juga gak aku bersihin ini komputer. Beberapa bagian memang sudah berdebu dan kotor namun masih dalam kondisi yang wajar. Namun ketika kubuka kipas processor betapa mengejutkanya seberapa kotor kipas ini. Lihat gambar di bawah ini :

Tips Cara Memperbaiki Icloud Yang Gagal Login

Mendengar kata iPhone tentunya langsung terbesit dalam pikiran ini adalah smartphone flagship dan elegan. iPhone merupakan salah satu ponsel yang diidam idamkan karena dari sisi mewahnya. Mas Hang secara pribadi setuju dengan ini, menurut saya iPhone versi berapapun dari iPhone 4, 4s, 5, 5s, 5c hingga iPhone 6 dan 6s memiliki sisi kemewahan tersendiri. Dengan sisi mewahnya ini tentunya harga iPhone tergolong cukup mahal untuk kita kaum ekonomi menengah ke bawah untuk memiliki ponsel yang satu ini. Sehingga banyak peminat dari ekonomi menengah ke bawah lebih memilih untuk membeli iPhone second hand. Dan tentunya untuk semua barang second hand kita harus pandai dan jeli memilih serta mengecek kondisi fisik dan software ponsel itu. Dalam 5 menit ini Mas Hang akan sharingkan pengelaman membeli iPhone second hand, serta beberapa tips ringan untuk menyelesaikan problem yang timbul. Silakan duduk santai cermati tiap kalimatnya, dan apabila ada yang ditanyakan bisa kirim via komentar.