• Kamis, 26 Januari 2017

    Hidup Kita itu Adalah Sebuah Drama Film

    Hidup kita sebenarnya adalah sebuah drama film. Ada banyak peran dalam sebuah drama film

    Tentukan Anda mau ingin peran apa dalam drama film ini ?

    Pemain Utama - Menjadi pemain utama berarti Anda akan menjadi sosok the rising star, seseorang yang menjadi sorotan dan pusat perhatian orang lain. Seseorang yang mampu menjadi inspirasi dan patut diteladani orang lain. Atau bahkan bisa sebaliknya menjadi seseorang yang terpenjara publik dan tidak bisa untuk menjadi pribadi yang jujur karena keharusan sebuah profesi yang menuntut memberikan image wow, image berkesan, image istimewa didepan sponsor atau fans sehingga selalu membohongi apa kata hati nurani.

    Kamis, 12 Januari 2017

    Self Regulation by Adang Adha

    Latih Self Regulation Anda

    Self Regulation adalah Perilaku berorientasi tujuan yang dilakukan
    individu, Perilaku mengontrol diri sendiri terutama dalam menuntun diri menampilkan perilaku tertentu yang sudah diharapkan oleh dirinya atau standar tertentu

    Apa saja yang dikontrol? utamanya adalah Pikiran, Emosi, Perilaku impulsif. Dengan kata lain Self Regulated adalah kemampuan mengendalikan pikiran, emosi atau mood dan perilaku diri menurut standar atau ketentuan yang sudah ditetapkan oleh dirinya sendiri.

    Anda seorang karyawan dan merasa sangat bosan dengan pekerjaan anda, anda jadi malas malasan dalam bekerja dan menampilkan performa yang renda. Walaupun demikian anda tau anda punya impian karir atau keinginan tertentu yang menuntut anda perlu dapat memotivasi diri sendiri, mengatasi rasa bosan diri dan menampilkan performa yang stabil dari waktu ke waktu.
    Jika anda memiliki kecendrungan Self Regulation yang tinggi anda akan dapat dengan mudah untuk mengatasinya. Anda akan berusaha menemukan tantangan baru, belajar hal baru, melakukan evaluasi diri apa yang sudah efektif dan apa yang belum , lalu memperbaiki diri. Dengan segera anda mampu memotivasi diri kembali untuk semangat bekerja.

    Dan juga sebaliknya. Jika Self Regulation anda rendah maka anda seolah tidak mampu mengatasi rasa bosan dalam bekerja, tidak mampu mengelola pikiran yang mendukung untuk meneruskan bermalas malasan karena bosan tadi. Anda lalu terjebak dalam perasaan dan perilaku yang anda tau anda tidak menginginkannya. Sebagian orang akan menyalahkan lingkungan, orang lain atau sistem di perusahaan atas Self Regulation nya yang rendah.

    Seorang karyawan yang sudah 15 tahun berada di perusahaan namun tidak mengalami peningkatan karir yang signifikan. Sedangkan teman-teman yang masuknya bersamaan sudah menempati posisi-posisi strategis di perusahaan tersebut. Si Karyawan adalah individu yang cerdas dengan ide idenya yang cemerlang  namun Problem karyawan ini adalah tidak mampu mengelola moodnya dengan baik atau memiliki kecendrungan self regulation yang rendah. tentu saja perusahaan akan sangat beresiko jika mengangkat leader tipe seperti ini. Ia mulai menyalahkan perusahaan, mulai dari sistem penilaian di perusahaan yang jelek, training dan pengembangan karyawan yang buruk leadership support yang jelek dan lain sebagainya. Benar, memang sistem di perusahaan tidak sempurna, begitupun dengan leadernya. Namun Menyalahkan faktor eksternal juga bukan hal yang bijak untuk dilakukan.

    Jika si Karyawan memutuskan untuk berhenti dan menjadi wirausaha sedangkan  ia belum menyadari bahwa ia perlu memiliki self regulation yang baik dan tidak pula melatihnya. Maka kemungkinan ia untuk gagal berwirausaha lebih tinggi. ataupun jika berhasil ia hanya bertahan tanpa ada peningkatan yang signifikan dalam bisnisnya. Padahal untuk menjadi pengusaha ia perlu memilki disiplin diri yang tinggi dan kemampuan self regulation yang baik pula.

    Sebelum anda memutuskan untuk berhenti atau keluar dari perusahaan tempat anda bekerja sekarang dan bermimpi menjadi seorang Pengusaha sukses. Pastikan anda sudah memilki kualitas diri dan sikap pengusaha. Dalam artian jika anda ingin jadi pengusaha, latih Self Regulation anda, disiplin diri, kemampuan belajar dan semua sikap yang dibutuhkan. Bagaimana anda yakin anda bisa sukses diluar sana sebagai pengusaha jika anda belum membuktikan anda memiliki kualitas itu semua. Sedangkan anda di perusahaan yang sudah mapan saja tidak berhasil, bagaimana dengan bisnis yang tantangan dan tingkat ketidakpastiannya lebih tinggi?

    Selamat Berahir Pekan

    Salam

    Adang Adha
    BetterMind Coach | Behavior Programmer

    Minggu, 25 Desember 2016

    Marilah Berbagi Status Yang Positif di Sosial Media

    Menuliskan status di sosial media memang mengasyikkan. Saya termasuk salah satu orang dari sekian banyak masyarakat di Indonesia yang menikmati keasyikkan memperbaharui status di sosial media. Entah itu memperbaharui status berupa tulisan ataupun status berupa foto saat kita melakukan sebuah kegiatan di suatu tempat bersama sahabat atau seseorang yang spesial.

    Mengapa menuliskan hal yang sedang kita lakukan yang mungkin sifatnya pribadi ke dunia maya sifatnya publik menjadi sesuatu yang mengasyikkan ?

    Yah inilah jaman modern di era jaman yang semakin digital semua serba praktis hal tersebut justru mengurangi kamampuan sosial kita sebagai manusia. Perhatian dan nasehat dulu kita dapatkan melalui hubungan sosial ini perlahan mulai pudar. Akhirnya membuat kita mencari sebuah perhatian dengan cara yang lebih praktis dan mudah yakni melalui sosial media di dunia maya.

    Rabu, 30 November 2016

    Antara Kewajiban Vs Impian


    Bisakah Kambing Berenang?

    Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitu pula dengan karyawan. Seorang manager / leader yang baik akan menempatkan karyawan sesuai dengan keahlian (kekuatan/potensi)nya. Memaksakan seseorang di posisi yang bukan keahlianya mirip dengan menyuruh kambing untuk berenang. Apakah bisa?

    Jika Anda mengajari kambing berenang sama dengan cara Anda mengajari bebek, maka kemungkinan keberhasilan Anda akan kecil. Karena mereka berdua memang 'berbeda'. Berilah pelampung pada kambing, dan ajarilah dia menggunakanya diatas air. Kambing pun akan berenang meski dengan pelampung.

    Hakekat pelatihan dan pengembangan karyawan bukan hanya bagaimana mengajari cara berenang, tapi juga bagaimana menyediakan pelampung bagi mereka yang 'ditakdirkan' untuk tidak bisa berenang.

    Temukan saja potensi masing-masing, lalu optimalkan untuk kesuksesan diri..

    Jika perusahaan belum membutuhkan keahlianmu, niscaya akan tetap bermanfaat bagi dunia..
    Tapi dalam bekerja ikut perusahaan, pisahkan antara "KESENANGAN" dan "KEWAJIBAN MENCARI NAFKAH"

    Karena kadang kita harus melakukan hal-hak yang tidak kita senangi untuk kewajiban mencari nafkah
    Dan seiring waktu mencari nafkah, bangunlah kekuatan potensimu tanpa harus menunggu atasanmu yang membangkitkannya.
    Karena ini tentang hidupmu, karirmu dan nasibmu.
    Sudah selayaknya medapat porsi untuk kita perjuangkan.
    Namun ingat, terkadang kita harus menunda "kesenangan" demi sebuah "kewajiban".

    Itulah sebuah kedewasaan...😊
    Dalam proses saya menggapai mimpi menjadi seorang wirausaha di bidang fotografi, saat ini saya memiliki kewajiban profesi di bidang HRD, Sebuah profesi yang mungkin diimpikan beberapa orang. Namun sayangnya ini bukanlah pekerjaan yang ingin saya tekuni di masa yang akan datang ^_^.

    Mungkin Allah menginginkan saya harus melalui sesuatu yang tidak saya sukai dulu untuk dapat mencapai titik dimana saya menemukan apa yang menjadi harapan saya.

    Karena sejatinya kita tidak benar-benar tahu dengan pasti...apakah kita ini masuk golongan KAMBING atau BEBEK...
    Faktanya perusahaan berharap kita HARUS berenang untuk SURVIVE...

    So berenang sajalah sambil terus tumbuh dan berkembang 👍😁 sambil mewujudkan angan-angan dan cita-citamu.

    Terima kasih kepada orang-orang di sekitarku yang menginpirasiku dan memotivasiku.

    KITA MUNGKIN BISA MENGAMBIL PROFESI / PEKERJAAN DI LUAR JURUSAN KITA

    TAPI KITA TIDAK AKAN BISA MENJALANKAN PROFESI / PEKERJAAN DI LUAR PASSION KITA DALAM WAKTU YANG LAMA

    JANGAN ABAIKAN SUARA HATI KECILMU. TERUSLAH BERMIMPI DAN BERUSAHALAH MENGGAPAI MIMPI ITU

    Walt Disney :

    "If You Can Dream It, You Ca Do It'