Di Balik Tangisan Itu

Dalam setiap kegiatan training spiritual motivasi yang dilakukan oleh Bpk Joko Kurniawan (seorang praktisi training dari Annur serta pendiri Medinna Collection) beliau seringkali menangis di setiap bagian penutupan training. Penutupan yang dilakukan beliau adalah dengan metode pembacaan doa dalam suasana ruangan yang buta cahaya serta diiringi alunan melodi-melodi penggugah jiwa. Sebagai seorang asisten dan dokumentator di setiap acara beliau, cukup sering kudapati beliau menangis. Saat beliau menangis adalah saat dimana beliau mengingatkan peserta akan jasa dan budi baik yang telah orang tua berikan kepada mereka.

Dulu aku berpikir mengapa beliau mudah sekali menangis di saat penutupan yah ? Apakah ini hanya akting atau memang benar-benar menangis ? Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul dalam benak dan pikiran ini tanpa ada jawaban dan tanpa ada niat untuk menanyakan langsung kepada beliau. Hingga hari ini aku teringat akan kata-kata di buku karangan beliau berjudul "Menyibak Rahasia Dunia Kecil dalam Pikiran" dimana di akhir tulisannya beliau menuliskan pesan dari almarhun ibundanya, "Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini". Mungkin bagi sebagian orang kata itu hanyalah sebatas kata, namun bagi beliau itu adalah kata motivasi dari orang yang telah tiada yang telah berjasa dalam hidupnya.
Entah mengapa ingatanku ini sungguh lemah, aku bahkan sungguh kesulitan untuk mengingat kata dari almarhum ayahku, sungguh sedih bila mengingat beliau, di saat terakhirnya aku tidak dapat disisinya dan tidak mendengar suara terakhirnya, tidak dapat berinteraksi untuk terakhir kalinya dengan beliau, Yang kuingat terakhir kali adalah ketika memeluknya terakhir di liang lahat. 

Sayangi orang tau kalian selagi ada teman, Turuti nasehatnya, karena kalian nggak akan pernah tau kapan waktu itu tiba, waktu dimana kalian sudah tidak mendapat nasehat dari beliau.

INSTAGRAM FEED

@soratemplates