Impian Itu Memang Harus Ditulis

Saya bekerja di salah satu perusahaan textile di Jawa Timur, kebetulan saya menjabat sebagai Sekretaris HRD Manager di salah satu cabang dari perusahaan tersebut. Ada banyak hal positif yang saya terima dari posisi jabatan saya sekarang. Hal positif yang paling saya senangi adalah kegiatan sharing entah itu sharing dari rekan kerja satu level, atasan teman saya bahkan atasan langsung saya. Masing-masing memiliki bobot sharing yang berbeda-beda. Dari semua sharing yang sayang dapatkan, sharing dari atasan langsung lah yang memberikan impact yang cukup besar dalam kehidupan saya. Dalam training yang pernah beliau selenggarakan di Trawas, beliau pernah mengemukakan bahwa:

"Impian itu harus ditulis, jangan sebatas diangan-angan. Harus kalian tulis jelas kalian pasang dimana-mana bila perlu atau kalian bukukan menjadi DREAM BOOK"

Saya tahu bahwa apa yang beliau ucapkan adalah apa yang pernah dia lakukan. Sehingga apa yang beliau sampaikan sudah dilakukan terlebih dahulu oleh dirinya. Hal ini kemudian saya ikuti dengan yakin dan percaya bahwa akan ada impact yang terjadi dalam kehidupan saya. Saya memiliki hobi fotografi. Dalam hobi ini adal 2 perangkat yang saya butuhkan yaitu :
  • Kamera : untuk mengambil momen-momen penting dan hal menarik lainnya di sekitar saya.
  • Laptop : untuk mengolah hasil jepretannya.
Foto Laptop di Profil Whatsapp
Sebenarnya saya pribadi sudah memiliki komputer desktop di rumah namun fasilitas ini kurang menunjang aktifitas saya mobile dan ditambah lagi harus berbagi dengan si adek yang sekarang juga sedang menekuni dunia teknisi dan jaringan komputer sehingga penggunaan satu komputer untuk berdua ini belum terlalu optimal. Apa yang saya inginkan saat itu adalah memiliki sebuah laptop. Laptop yang saya idamkan adalah ASUS, sehingga saya memasang selalu foto Laptop ASUS di profil Whatsapp saya dengan harapan agar selalu mengingatkan saya. Dan tak lama dari hal itu Allah menjawab saya dengan diadakannya lomba berhadiah laptop ASUS yang diselenggarakan oleh Pihak Asus secara langsung. Saya pun mengikuti lomba blog ini dengan menulis artikel berjudulkan 

"ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku"

Foto Keluarga Kurang Mampu Yang Saya Santuni
Namun, it's not my lucky day sehingga saya gagal membawa pulang hadiah utama lomba blog ini. Saya tidak berkecil hati. Agar saya dapat membeli laptop maka saya harus memiliki penghasilan lebih. Penghasilan lebih didapatkan dengan usaha yang lebih pula. Namun usaha yang lebih saja tidak cukup, kita juga harus mengeluarkan sedikit apa yang kita terima kepada orang lain. Karena sesungguhnya apa yang kita peroleh, disitu terdapat sebagian hak untuk orang-orang yang kurang mampu dan membutuhkan. Akhirnya saya bulatkan tekad untuk mulai bersedekah. Saya ingat betul atasan saya pernah bilang bila kita zakat melalui lembaga sosial yang menyalurkan dana zakat dan sedekat kita itu tidaklah salah, namun alangkah lebih baiknya kita menyantuni orang lain yang di daerah pelosok atau di sekitar kita karena tidak ada yang memikirkan mereka. Oke praktis saya laksanakan apa yang beliau ucapkan saya mendapati sebuah keluarga dimana sang ayah dan ibu adalah orang yang sudah buta dan memiliki seorang buah hati yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 1.  Allah tidak akan memberikan apa yang kita minta, tapi Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan. Ketika saya dulu meminta laptop untuk kepentingan pribadi saya, mungkin saat itu saya belum terlalu membutuhkan. Namun ketika saya berdoa diberikan rejeki lebih untuk mampu bersedekah bermanfaat untuk keluarga tadi, Allah baru menjawab keinginan saya. Sehingga kemarin tanggal 4 November 2014 saya diberikan kemampuan lebih untuk mewujudkan salah satu Dream Book saya yaitu memiliki laptop ASUS, Alhamdulillah. Dalam hati  saya berkata bahwa saya harus menggunakan laptop ini untuk menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Karena Allah menitipkan laptop ASUS ini agar saya dapat bermanfaat untuk orang lain.

Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah :
  • Keinginan itu bisa diraih bila keinginan itu benar-benar kuat : dibuktikan dengan menuliskan dimana-mana keinginannya bila perlu dibuat satu buku DREAM BOOK yang berisikan mimpi-mimpi kita
  • Keinginan kita akan cepat terwujud bila apa yang kita inginkan itu memang benar-benar kita butuhkan karena Allah hanya memberikan apa yang kita butuhkan bukan kita inginkan
My ASUS ^_^

INSTAGRAM FEED

@soratemplates